Minggu, 01 Februari 2015

ANALISIS PERBANDINGAN & ANALISIS RASIO


0
Pokok Bahasan 2:

Analisis Perbandingan & Analisis Rasio

2.1. Analisis Perbandingan
2.1.1. Pengertian
2.1.2. Prosedur
2.1.3. Soal dan Penyelesaian
2.2. Analisis Rasio
2.2.1. Pengertian
2.2.2. Prosedur
2.2.3. Soal dan Penyelesaian

 

2.1. Analisis Perbandingan

 

2.1.1. Pengertian Analisis Perbandingan
Analisis Perbandingan adalah analisis laporan keuangan yang ber-tujuan untuk mendapatkan informasi perkembangan keadaan keuangan perusahaan dengan cara membandingkan laporan keuangan antara dua periode atau lebih.
Analisis perbandingan dapat dibedakan menjadi 2 jenis:
1. Analisis Perubahan (naik turun):
Untuk melihat perubahan posisi keuangan dalam dua atau tiga periode laporan keuangan.
2. Analisis Kecenderungan (Trend):
Untuk melihat kecenderungan arah posisi keuangan dalam waktu lebih dari tiga periode laporan keuangan. Biasanya menggunakan angka indeks.
2.1.2. Prosedur Analisis Perbandingan
  1. Pelajari menyeluruh  dan bila perlu menyusun kembali laporan  keuangan sesuai dengan SAK dan tujuan analisis.
  2. Adakan perhitungan analisis perubahan (naik atau turun) terhadap pos-pos akun
  3. Interpretasi & kesimpulan hasil analisis perbandingan.
2.1.3. Soal dan Penyelesaian Analisis Perbandingan Soal :
Laporan keuangan PT JAYA ABADI dalam dua tahun terakhir tampak sbb.:
                                                      NERACA
                                                 Per 31 Desember 2003 dan 2004
                                                                31 Des.  2003                       31 Des.  2004
AKTIVA:
Kas …………………………………………………….Rp.     200.000,00             Rp.    390.000,00
Surat-surat berharga ………………………… ..Rp.     150.000,00             Rp.    170.000,00
Piutang Dagang …………………………………..Rp..    580.000,00             Rp.    850.000,00
Persediaan ……………………………………….…Rp.     760.000,00             Rp.    900.000,00
Investasi Jk Panjang …………………………… Rp.     200.000,00             Rp.    190.000,00
Aktiva Tetap …………… …………………………Rp.  2.000.000,00              Rp. 2.000.000,00
Akum Peny. Aktiva Tetap                        (Rp.   200.000,00)            (Rp.    300.000,00)
Jumlah Aktiva                               Rp. 3.690.000,00               Rp. 4.200.000,00
KEWAJIBAN & MODAL:
Utang Lancar ………………………………..……Rp.    840.000,00              Rp.     900.000,00
Utang Jk. Panjang ………………………………Rp. 1.350.000,00               Rp.   1.550.000,00
Modal Saham Biasa (nom.Rp.1.000,00) . Rp. 1.000.000,00               Rp.  1.200.000,00
Laba Ditahan ……………………………..………Rp.    500.000,00               Rp.     550.000,00
Jumlah Kewajiban dan Modal ……. Rp. 3.690.000,00               Rp.   4.200.000,00
PERHITUNGAN  RUGI-LABA
     Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2003 dan 2004
                                                             31   Des.    2003                31  Des.      2004
Penjualan ……………………………………… Rp. 4.360.000,00                Rp.  4.720.000,00
Harga Pokok Penjualan ……………………(Rp. 2.460.000,00)             (Rp.  2.670.000,00)
Laba Kotor                                         Rp. 1.900.000,00               Rp.  2.050.000,00
Biaya Usaha ……………………………………(Rp. 1.440.000,00)             (Rp.  1.470.000,00)
Laba sebelum Bunga dan Pajak            Rp.   460.000,00                Rp.     580.000,00
Pendapatan Bunga ………………………… Rp.     20.000,00                 Rp.       19.000,00
Beban Bunga ……………………………..… (Rp.   135.000,00)              (Rp.     155.000,00)
Laba sebelum Pajak                           Rp.   345.000,00                 Rp.     444.000,00
Pajak (40%) ………………………………… (Rp.   138.000,00)               (Rp.     178.000,00)
Laba Bersih                                       Rp.   207.000,00                 Rp.     266.000,00
Diminta:
Buatlah analisis perbandingan laporan keuangan! Bagaimana kesimpulannya?
Penyelesaian: – Pelajari menyeluruh  dan bila perlu menyusun kembali laporan  keuangan sesuai dengan SAK dan tujuan analisis.
PT. Jaya ABADI
NERACA
Per 31 Desember 2003 dan 2004


AKTIVA:                                31     Desember       2003            31         Desember       2004
Aktiva Lancar:
Kas ………………………………. Rp.     200.000,00                              Rp.  390.000,00
Surat-surat berharga ……… Rp.     150.000,00                              Rp.  170.000,00
Piutang Dagang ………………Rp.     580.000,00                              Rp.   850.000,00
Persediaan ……………………. Rp.     760.000,00                              Rp.   900.000,00
Jumlah Aktiva lancar …………………………………Rp.1.690.000,00                             Rp. 2.310.000,00
Investasi Jk Panjang:
Investasi Jk Panjang …………………………………Rp.   200.000,00                             Rp.    190.000,00
Aktiva Tetap:
Aktiva Tetap …………… …  Rp. 2.000.000,00                                Rp. 2.000.000,00
Akum Peny. Aktiva Tetap(Rp.    200.000,00)                              (Rp.    300.000,00)
Nilai buku  Aktiva tetap ………………………….Rp.1.800.000,00                              Rp. 1.700.000,00
Total  Aktiva ……………………………….…………..Rp.3.690.000,00                              Rp. 4.200.000,00
KEWAJIBAN & MODAL:
Utang Lancar:
Utang Lancar ………………………………..………. Rp.    840.000,00                            Rp.     900.000,00
Utang Jk Panjang:
Utang Jk. Panjang ……………………………………Rp. 1.350.000,00                            Rp.  1.550.000,00
Modal:
Modal Saham Biasa .……… Rp. 1.000.000,00                              Rp. 1.200.000,00
Laba Ditahan…..……………..Rp.    500.000,00                              Rp.    550.000,00
Jumlah Modal ………………………………………… Rp.1.500.000,00                              Rp.  1.750.000,00       
Total Kewajiban dan Modal ……………………… Rp.3.690.000,00                             Rp.   4.200.000,00


PT. Jaya ABADI
PERHITUNGAN  RUGI-LABA
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2003 dan  2004
                                                                        2003                              2004
Penjualan ………………………………………… Rp. 4.360.000,00              Rp. 4.720.000,00
Harga Pokok Penjualan ……………………  (Rp. 2.460.000,00)           (Rp. 2.670.000,00)
Laba Kotor                                          Rp. 1.900.000,00              Rp. 2.050.000,00
Biaya Usaha …………………………………… (Rp. 1.440.000,00)            (Rp. 1.470.000,00)
Laba sebelum Bunga dan Pajak             Rp.    460.000,00              Rp.    580.000,00
Pendapatan Bunga …………………………… Rp.     20.000,00              Rp.      19.000,00
Beban Bunga ……………………………..…… (Rp.   135.000,00)            (Rp.   155.000,00)
Laba sebelum Pajak                             Rp.   345.000,00               Rp.    444.000,00
Pajak (40%) …………………………………   (Rp.   138.000,00)             (Rp.   178.000,00)      
Laba Bersih                                         Rp.   207.000,00              Rp.    266.000,00
- Adakan perhitungan analisis perubahan (naik atau turun) terhadap pos-pos akun Analisis Perbandingan Neraca:


2003

2004
Perubahan
Rp.
%
AKTIVA: Aktiva Lancar:
Kas
Surat-surat berharga
Piutang Dagang
Persediaan
Jumlah Aktiva lancar
Investasi Jk Panjang
Aktiva Tetap
Ak.Pny. Aktiva Tetap
Nilai Bk Aktiva tetap
Rp.   200.000,00 Rp.   150.000,00
Rp.   580.000,00
Rp.   760.000,00
Rp.1.690.000,00
Rp.   200.000,00
Rp. 2.000.000,00
(Rp.  200.000,00)
Rp.1.800.000,00
Rp.    390.000,00 Rp.   170.000,00
Rp.   850.000,00
Rp.   900.000,00
Rp.2.310.000,00

Rp.    190.000,00
Rp. 2.000.000,00
(Rp.  300.000,00)
Rp. 1.700.000,00
Rp.  190.000,00 Rp.    20.000,00
Rp.  270.000,00
Rp.  140.000,00
Rp.  620.000,00
Rp.    10.000,00*
——
(Rp. 100.000,00)
 Rp. 100.000,00*
95
13
47
18
37
5*
50
6*
Jumlah Aktiva Rp.3.690.000,00 Rp. 4.200.000,00
 Rp.  510.000,00
14
KWAJIBAN & MODAL: Utang Lancar
Utang Jk. Panjang
Modal Saham Biasa
Laba Ditahan
Rp.    840.000,00 Rp. 1.350.000,00
Rp. 1.000.000,00
Rp.    500.000,00
Rp.   900.000,00 Rp. 1.550.000,00
Rp. 1.200.000,00
Rp.   550.000,00
Rp.    60.000,00 Rp.  200.000,00
Rp.  200.000,00
Rp.    50.000,00
7 15
20
10
Jml Kwajiban & Modal Rp. 3.690.000,00 Rp. 4.200.000,00
Rp.  510.000,00
14
Analisis Perbandingan Laba-Rugi:


2003

2004
Perubahan
Rp.
%
Penjualan Harga Pokok Penjualan
Laba Kotor
Biaya Usaha
Laba sblm Bunga & Pajak
Pendapatan Bunga
Beban Bunga
Laba sebelum Pajak
Pajak (40%)
Laba Bersih
 Rp. 4.360.000,00
(Rp. 2.460.000,00)
Rp. 1.900.000,00
(Rp. 1.440.000,00
Rp.    460.000,00
Rp.     20.000,00
(Rp.   135.000,00
Rp.   345.000,00
(Rp.   138.000,00)
 Rp.   207.000,00
 Rp. 4.720.000,00 (Rp. 2.670.000,00)
 Rp. 2.050.000,00
(Rp. 1.470.000,00)
Rp.    580.000,00
Rp.      19.000,00
(Rp.   155.000,00)
Rp.    444.000,00
(Rp.   178.000,00)
 Rp.    266.000,00
Rp. 360.000,00
Rp. 210.000,00
Rp.150.000,00
Rp.  30.000,00
Rp.120.000,00
Rp.   1.000,00*
Rp.  20.000,00
Rp.  99.000,00
Rp.  40.000,00
Rp.  59.000,00
8,3
8,5
7,9
2,1
26,1
5*
(14,8)
28,7
29
28,5
–  Interpretasi hasil analisis perbandingan.
Perbandingan Neraca:
Terdapat kenaikan Aktiva Rp.510.000,00 (Aktiva lancar naik Rp.620.000,00; Invest Jk Panjang turun Rp.10.000,00; dan Aktiva tetap turun krn penyusutan sebesar Rp.100.000,00. Kenaikan aktiva ini disebabkan adanya kenaikan Kwajiban & Modal sebesar Rp.510.000,00 ( kenaikan Utang lancar; Utang Jk Panjang; Modal ; dan Laba masing-masing sebesar Rp.60.000,00; Rp. 200.000,00; Rp.  200.000,00; dan Rp.50.000,00
Perbandingan Laba Rugi:
Ada kenaikan Laba bersih Rp.59.000,00. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan Penjualan Rp.360.000,00 yang diikuti kenaikan HPP Rp.210.000,00 sehingga Laba kotor naik Rp.150.000,00. Dst. dst.
2.2. Analisis Rasio

2.2.1. Pengertian Pengertian Analisis Rasio
Analisis rasio adalah analisis laporan keuangan yang bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang keadaan (kemampuan) keuangan perusahaan pada suatu periode dengan cara menghubungkan (mengadakan rasio) antara jumlah akun yang satu dengan jumlah akun yang lain.
Rasio keuangan ini akan mempunyai arti apabila dikaitkan dengan kriteria (rule of thumb), rasio sebelumnya dan rasio industri.
Rasio keuangan dapat dibedakan menjadi 3 jenis:
1. Rasio Likuiditas:
Carrent ratio; Acid Tes ratio;  Cash ratio;  Perputaran piutang;  Periode pengum-pulan piutang; Perputaran persediaan; Periode persediaan; dan  Perputaran modal kerja.
2. Rasio Solvabilitas:
Rasio modal dgn aktiva;  Rasio modal dgn aktiva tetap;  Rasio aktiva tetap dgn hutang jk pjng;  Nilai buku saham proritas;  nilai buku Saham biasa; Rasio hutang jk pjng dgn modal sendiri; Rasio hutang dgn modal sendiri;  dan Rasio hutang dgn aktiva.
3. Rasio Rentabilitas:  Rasio laba usaha dgn aktiva usaha, Perputaran aktiva usaha; Gross margin ratio; Operating margin ratio; Net margin  ratio;  Operating Ratio; Rate of ROI, Net rate of ROI; Rentabilitas modal sendiri; dan Laba per lembar biasa.
1. Rasio Likuiditas: a. Carrent ratio                             = Aktiva Lancar : Hutang Lancar
b. Acid Tes ratio                          =  (Aktiva Lancar – Persediaan) : Hutang Lancar
c. Cash ratio                                 =  (Kas + Efek) : Hutang Lancar
d. Perputaran Piutang                  = Penjualan : Rata-rata Piutang
e. Periode Pengumpulan Piutang = 360 : Perputaran Piutang
f. Perputaran Persediaan              = Harga Pokok : Rata-rata Persediaan
g. Periode Persediaan                   = 360 : Perputaran Persediaan
h. Perputaran Modal Kerja           = Penjualan : Modal Kerja Rata-rata
2. Rasio Solvabilitas: a. Rasio Modal dgn Aktiva = Modal Sendiri : Aktiva
b. Rasio Modal dgn Aktiva Tetap = Modal Sendiri : Aktiva Tetap
c. Rasio Aktiva Ttp dgn Hut. Jk Pjng = Aktiva Tetap : Hut.Jk.Pjng
d. Nilai Buku Saham Proritas = Jml Nominal : Shm Beredar
e. Nilai Buku Saham Biasa = Hak Shm Biasa : Shm Beredar
f. Rasio Hut.Jk Pjng dgn Modal Sendiri = Hut.Jk.Pjng : Modal Sendiri
g. Rasio Hutang dgn Modal Sendiri = Hutang : Modal Sendiri
h. Rasio Hutang dgn Aktiva = Hutang : Aktiva
3. Rasio Rentabilitas: a. Rasio Laba usaha dgn Aktiva usaha = Laba usaha : Aktiva usaha
b. Perputaran Aktiva usaha         = Penjualan : Aktiva usaha
c. Gross Margin Ratio                 = Laba kotor : Penjualan
d. Operating Margin Ratio          = Laba usaha : Penjualan
e. Net Margin  Ratio                   = (Laba bersih – Pajak) : Penjualan
f. Operating Ratio                       = (Harga pokok + Biaya operasi) : Penjualan
g. Rate of ROI                            = Laba bersih sblm pajak : Aktiva usaha
h. Net Rate of ROI                     =  Laba bersih ssdh pajak : Aktiva usaha
i. Rentabilitas modal sendiri       = Laba bersih ssdh pajak : Modal sendiri
j. Laba per lembar biasa              = Laba saham biasa : Saham biasa beredar.
2.2.2. Prosedur Analisis Rasio –  Mempelajari secara menyeluruh  isi laporan keuangan
–  Menyusun kembali lap. keu.  sesuai dengan SAK dan tujuan analisis.
–  Melakukan perhitungan,  analisis dan interpretasi hasil analisis
2.2.3. Soal dan Penyelesaian Analisis Rasio
Soal:
Laporan keuangan PT JAYA ABADI  pada akhir tahun 2004 sbb.:
PT. Jaya ABADI
NERACA
 Per 31 Desember 2004




AKTIVA:
Kas ………………………………………………………. Rp.    390.000,00
Surat-surat berharga …………………………….  Rp.    170.000,00
Piutang Dagang …………………………………..…Rp.    850.000,00
Persediaan …………………………………………..…Rp.   900.000,00
Investasi Jk Panjang ………………………………  Rp.   190.000,00
Aktiva Tetap …………… ………………………….…Rp. 2.000.000,00
Akum Peny. Aktiva Tetap………………………. (Rp.    300.000,00)
Jumlah Aktiva                                  Rp. 4.200.000,00
KEWAJIBAN & MODAL:
Utang Lancar ………………………………..………Rp.     900.000,00
Utang Jk. Panjang …………………………………Rp.   1.550.000,00
Modal Saham Biasa (nom.Rp.1.000,00) …. Rp.  1.200.000,00
Laba Ditahan ……………………………..…………Rp.     550.000,00
Jumlah Kewajiban dan Modal ……… Rp.   4.200.000,00

PT. Jaya ABADI
PERHITUNGAN  RUGI-LABA
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember  2004
     Penjualan ……………………………………………… Rp. 4.720.000,00
Harga Pokok Penjualan …………………………. (Rp. 2.670.000,00)
Laba Kotor                                           Rp.  2.050.000,00
Biaya Usaha …………………………………………. (Rp. 1.470.000,00)
Laba sebelum Bunga dan Pajak                 Rp.     580.000,00
Pendapatan Bunga ………………………………… Rp.      19.000,00
Beban Bunga ……………………………..………..  (Rp.   155.000,00)
Laba sebelum Pajak                           .   Rp.    444.000,00
Pajak (40%) ………………………………………..  (Rp.   178.000,00)      
Laba Bersih                                           Rp.    266.000,00
Diminta:
Buatlah analisis rasio laporan keuangan! Bagaimana kesimpulannya?
Penyelesaian: –  Mempelajari secara menyeluruh  isi laporan keuangan
Perlu adanya penyusunan kembali laporan keuangan sesuai dengan SAK.
–  Menyusun kembali lap. keu.  sesuai dengan SAK dan tujuan analisis.
PT. Jaya ABADI
NERACA
Per 31 Desember 2004




AKTIVA:
Aktiva Lancar:
Kas ……………………………………Rp.   390.000,00
Surat-surat berharga …………  Rp.  170.000,00
Piutang Dagang ………………… Rp.   850.000,00
Persediaan …………………………Rp.   900.000,00
Jumlah Aktiva lancar …………………………………   Rp. 2.310.000,00
Investasi Jk Panjang:
Investasi Jk Panjang ……………………..…………    Rp.    190.000,00
Aktiva Tetap:
Aktiva Tetap …………… ………Rp. 2.000.000,00
Akum Peny. Aktiva Tetap….(Rp.    300.000,00)
Nilai buku  Aktiva tetap ……………………… Rp. 1.700.000,00
Total  Aktiva ……………………………….………………….. Rp. 4.200.000,00

KEWAJIBAN & MODAL:
Utang Lancar:
Utang Lancar ………………………………..……………Rp.     900.000,00
Utang Jk Panjang:
Utang Jk. Panjang ………..…………………………………Rp.   1.550.000,00
Modal:
Modal Saham Biasa .……….. Rp.  1.200.000,00
Laba Ditahan…..……………..…Rp.    550.000,00
Jumlah Modal …………………………………………….  Rp.  1.750.000,00       
Total Kewajiban dan Modal …………………………..… Rp.   4.200.000,00
PT. Jaya ABADI
PERHITUNGAN  RUGI-LABA
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember  2004
     Penjualan ……………………………………………… Rp. 4.720.000,00
Harga Pokok Penjualan …………………………. (Rp. 2.670.000,00)
Laba Kotor                                               Rp.  2.050.000,00
Biaya Usaha …………………………………………. (Rp. 1.470.000,00)
Laba sebelum Bunga dan Pajak                  Rp.     580.000,00
Pendapatan Bunga ………………………………… Rp.      19.000,00
Beban Bunga ……………………………..………..  (Rp.   155.000,00)
Laba sebelum Pajak                              .   Rp.    444.000,00
Pajak (40%) ………………………………………..  (Rp.   178.000,00)      
Laba Bersih                                              Rp.    266.000,00
-  Melakukan perhitungan analisis dan interpretasi hasil analisis Perhitungan:
1. Rasio Likuiditas:
a. Carrent ratio    = Aktiva Lancar : Hutang Lancar
=  Rp. 2.310.000,00 : Rp. 900.000,00
= 2,56 : 1
b. Acid Tes ratio =  (Aktiva Lancar – Persediaan) : Hutang Lancar
=  (Rp. 2.310.000,00 – Rp.900.000,00) : Rp.900.000,00
= Rp.1.410.000,00 : Rp.900.000,00
= 1,56 : 1
Dst.
2. Rasio Solvabilitas:
a. Rasio Modal dgn Aktiva = Modal Sendiri : Aktiva
= Rp.  1.750.000,00:  Rp. 4.200.000,00
= 0,41 : 1
b. Rasio Modal dgn Aktiva Tetap = Modal Sendiri : Aktiva Tetap
= Rp.  1.750.000,00:  Rp. 1.700.000,00
= 1,02 : 1
Dst.
3. Rasio Rentabilitas:
a. Rasio Laba usaha dgn Aktiva usaha = Laba usaha : Aktiva usaha
= Rp.580.000,00 : (Rp.4.200.000,00 – Rp.170.000,00  – Rp.190.000,00)
= Rp.580.000,00 : Rp.3.840.000,00
= 0,15
b. Perputaran Aktiva usaha = Penjualan : Aktiva usaha
= Rp. 4.720.000,00 : Rp.3.840.000,00
= 1,22
Interpretasi:
1. Tingkat likuiditas:
a. Carrent ratio      > 2   (baik)
b. Acid Test  ratio > 1   (baik)
2. Tingkat solvabilitas:
a. Rasio Modal dgn Aktiva = 0,41 < 0,5 (kurang baik)
b. Rasio Modal dgn Aktiva Tetap = 1,02  > 1 (baik)
3. Tingkat rentabilitas:
a. Rasio Laba usaha dgn Aktiva usaha: 0,15 < 0,18 (rendah)
b. Perputaran Aktiva usaha: 1,22 < 0,2 9 ( rendah)

Rabu, 28 Januari 2015

Assalamualaikum wr.wb

Kali ini saya akan memosting tentang modul KKPI kelas XII SMK .,


Senin, 26 Januari 2015


SMKN 1 JOMBANG
Perbankan comunity
Jl.Dr Soetomo No 15 Jombang
 


Nama Anggota Kelompok                       :
Agus Efendi                   (01)
Agustin Rika Nindi          (02)
Fajar Maulana Ahmad     (17)
Fania Alif Rusdianti         (18)
Kelas                : XII PBK 1
Tugas                : DANA PENSIUN
Pembimbing      : Bu Sumaryati
 


Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberikan tanda (X) pada jawaban a,b,c atau d!


1.       Badan usaha yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun adalah pengertian dana pensiun menurut . . .

a.       UU No.11 tahun 1993
b.      UU No.11 tahun 1992
c.       UU No.11 tahun 1929
d.      UU No.12 tahun 1992
e.      UU No.12 tahun 1993

2.       Hak seseorang untuk memperoleh penghasilan setelah bekerja sekian tahun dan sudah memasuki usia pensiun atau ada sebab-sebab lain sesuai perjanjian yang telah ditetapkan adalah pengertian dari . . .

a.       Dana Pensiun
b.      Pensiun cacat
c.       Pensiun Normal
d.      Pensiun di percepat
e.      Pensiun

3.       Pensiun yang diberikan untuk karyawan yang usinya telah mencapai masa pensiun seperti yang ditetapkan adalah pengertian dari . . .

a.       Pensiun normal
b.      Pensiun di percepat
c.       Pensiun ditunda
d.      Pensiun cacat
e.      Pensiun manfaat pasti

4.       Perhatikan pernyataan berikut !
1. Kapasitas memperoleh penghasilan di masa yang akan datang sesudah masa pensiun
2. Turut membantu dan mendukung program pemerintah
3. Meningkatkan citra perusahaan di mata masyarakat dan pemerintah
4. Memberikan rasa aman dan dapat meningkatkan motivasi untuk bekerja
Yang termasuk tujuan pensiun bagi karyawan adalah . . .

a.       1 dan 2
b.      1 dan 3
c.       2 dan 4
d.      3 dan 4
e.      1 dan 4

5.       Tujuan pensiun bagi pemberi kerja adalah . . .
a.       Turut membantu dan mendukung program pemerintah
b.      Memberikan motivasi dan rasa aman dalam bekerja
c.       Meningkatkan motivasi karyawan dalam melaksanakan tugas sehari-hari
d.      Kepastian memperoleh penghasilan dimasa yang akan datang sesudah tidak bekerja lagi
e.      Mengelola dana pensiun untuk memperoleh keuntungan-keuntungan dengn melakukan berbagai kegiatan investasi
6.       Seseorang pekerja yang mengalami kecelakaan dan kedua tangannya harus di amputasi sehingga tidak dapat melakukan pekerjaan lagi adlaha contoh dari jenis pensiun . . .

a.       Cacat
b.      Ditunda
c.       Dipercepat
d.      Normal
e.      Lambat

7.       Simak pernyataan berikut ini!
1.       Besarnya manfaat pensiun
2.       Usia rata-rata pensiun
3.       Jumlah masa bekerja
4.       Skala gaji dari perusahaan
Dari pernyataan diatas yang merupakan program pensiun adalah . . .

a.       Money puchase plane
b.      Manfaat pasti
c.       Money change plane
d.      Saving plane
e.      Manfaat pensiun

8.       Rumus dari program pensiun manfaat pasti sekaligus adalah . . .

a.       Mp = Fpe x mk x pdp
b.      Mp = Fpd x mp x pdp
c.       Mp = Fpd x mk x pdp
d.      Mp = 3 x fpd x pdp
e.      Mp = 3 x fpe x pdp

9.       Berikut ini yang merupakan faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam menetapkan jumlah iuran pensiun, kecuali . . .

a.       Skala gaji
b.      Masa kerja
c.       Usia rata-rata
d.      Karakter atau watak karyawan
e.      Besarya nilai manfaat atau imbalan

10.   Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberi tugas oleh pemerintah khusus untuk menyelanggarakan program asuransi sosial Pegawai Negeri Sipil (PNS) disebut...

a.       PT. Bank Jatim
b.      PT. TASPEN (Persero)
c.       PT. LOVELY, Tbk
d.      Factoring
e.      Consumer Finance

11.   Perhatikan pernyataan dibawah ini!
1)      Meningkatkan kesejahteraan para pesertanya
2)      Meningkatkan stabilitas keuangan negara
3)      Meningkatkan pelayanan kepada pesertanya
4)      Meningkatkan kepercayaan kepada peseta bahwa perusahaan mampu memenuhi kewajiban
Berdasarkan pernyataan diatas, yang merupakan tujuan dari di dirikannya PT.TASPEN (Persero) adalah...

a.       1,2
b.      2,4,5
c.       1,3,4
d.      1,2,4
e.      Semua jawaban benar

12.   PT. TASPEN (Persero) menyelenggarakan 2 (dua) jenis program utama yang di kelolanya, yaitu...
a.       Program Tabungan Hari Tua dan Program Pensiun
b.      Program Tabungan Impian dan Program Pensiun
c.       Program Tabungan Faedah dan Program Pensiun
d.      Program Tabungan Hari Tua dan Program Pensiun
e.      Program Deposito, Tabungan dan Giro

13.    Di samping ini merupakan lambang PT.TASPEN, yang mempunyai maksud tertentu dalam setiap bagian dan warnanya. Lingkaran putih melambangkan...
a.       Melambangkan ketentraman
b.      Melambangkan persatuan wawasan nusantara
c.       Melambangkan tenang dan damai
d.       Melambangkan Pegawai Negeri Peserta Taspen. Yaitu Suami, istri dan anak
e.      Melambangkan perkembangan yang maju pesat dari arah tujuan TASPEN

14.   Slogan merupakan semboyan yang menunjukkan kepribadian suatu lembaga/perusahaan. Slogan PT. TASPEN adalah....
a.       Mengatasi masalah tanpa masalah
b.      Semakin di depan
c.       Tetap setia melayani
d.      Melayani lebih dari harapan peserta
e.      Melayani dengan setulus hati

15.   Undang-undang yang mengatur dana pensiun yang melatarbelakangi berdirinya PT.TASPEN dibawah ini, kecuali ....
a.       UU no 32 tahun 1998
b.      Undang-undang

c.       Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1969
d.      Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1992
e.      Undang-undang No 40 Tahun 2004
f.        Jawaban b, c dan d benar


 Ini adalah soal-soal karya kelompokku :)
Semoga bermanfaat ....